This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Friday, 29 September 2023

 Data-data ini penting untuk menyimpan informasi dasar tentang artikel ilmiah. Judul, penulis, dan abstrak memberikan gambaran umum tentang konten artikel.

Berikut adalah contoh skema tabel metadata untuk artikel ilmiah di MySQL:

sql

Setelah tabel dibuat, kamu bisa mengisi metadata artikel dengan menggunakan perintah INSERT INTO


Friday, 22 September 2023

 

  1. Membuat user dan mencoba login ke database menggunakan user yang baru dibuat:
    a. Buka phpMyAdmin di browser kamu dengan mengakses URL "localhost/phpmyadmin".
    b. Pilih tab "User Accounts" atau "Akun Pengguna" (tergantung versi phpMyAdmin yang kamu gunakan).
    c. Klik tombol "Add user" atau "Tambah pengguna".
    d. Isi username dan password untuk user baru yang ingin kamu buat.
    e. Pilih "Local" atau "Localhost" untuk Host.
    f. Centang semua akses yang ingin kamu berikan kepada user tersebut.
    g. Klik tombol "Go" atau "OK" untuk menyimpan user baru.
    h. Setelah berhasil membuat user, coba login ke database menggunakan user yang baru saja dibuat.





  2. Membuat database:
    a. Buka phpMyAdmin di browser kamu dengan mengakses URL "localhost/phpmyadmin".
    b. Pilih tab "Databases" atau "Basis Data" (tergantung versi phpMyAdmin yang kamu gunakan).
    c. Masukkan nama database yang ingin kamu buat pada kolom "Create database" atau "Buat basis data".
    d. Pilih collation yang sesuai (biasanya menggunakan "utf8_general_ci").
    e. Klik tombol "Create" atau "Buat" untuk membuat database baru.



  3. Membuat tabel:
    a. Buka phpMyAdmin di browser kamu dengan mengakses URL "localhost/phpmyadmin".
    b. Pilih database yang telah kamu buat sebelumnya dari sidebar sebelah kiri.
    c. Klik tab "SQL".
    d. Masukkan perintah SQL untuk membuat tabel sesuai dengan skema yang kamu inginkan. Contoh:
    CREATE TABLE nama_tabel (
        kolom1 tipe_data,
        kolom2 tipe_data,
        kolom3 tipe_data,
        ...
    );




  4. Ganti "nama_tabel" dengan nama tabel yang ingin kamu buat, dan "kolom1", "kolom2", "kolom3", dan seterusnya dengan nama kolom dan tipe data yang sesuai dengan kebutuhanmu. Klik tombol "Go" atau "OK" untuk menjalankan perintah SQL dan membuat tabel baru. 




  5. Memberi hak akses ke user ke tabel yang telah dibuat:
    a. Buka phpMyAdmin di browser kamu dengan mengakses URL "localhost/phpmyadmin".
    b. Pilih database yang berisi tabel yang ingin kamu berikan aksesnya dari sidebar sebelah kiri.
    c. Pilih tab "Privileges" atau "Hak Akses" (tergantung versi phpMyAdmin yang kamu gunakan).
    d. Cari user yang ingin kamu berikan aksesnya pada tabel tersebut, kemudian klik tombol "Edit privileges" atau "Ubah hak akses".
    e. Pada tab "Database-specific privileges" atau "Hak akses khusus database", centang tabel yang ingin kamu berikan aksesnya.
    f. Klik tombol "Go" atau "OK" untuk menyimpan perubahan dan memberikan hak akses ke user ke tabel yang telah dibuat.


 Untuk mengisi, mengubah, dan menghapus data pada tabel menggunakan antarmuka Command Line Interface (CLI) dengan memasukkan syntax SQL yang sesuai, kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka command prompt atau terminal.
  2. Masuk ke antarmuka CLI MySQL dengan menjalankan perintah berikut:
    mysql -u username -p
    

    Ganti "username" dengan username yang digunakan untuk mengakses MySQL. Kamu akan diminta memasukkan password setelah menjalankan perintah ini.
  3. Setelah berhasil masuk, kamu dapat bekerja dengan database dan tabel yang diinginkan.
    a. Untuk mengisi data ke dalam tabel, kamu dapat menggunakan perintah INSERT INTO. Contoh:
    INSERT INTO nama_tabel (kolom1, kolom2, kolom3) VALUES ('nilai1', 'nilai2', 'nilai3');
    Ganti "nama_tabel" dengan nama tabel yang ingin kamu isi, dan "kolom1", "kolom2", "kolom3" dengan nama kolom yang sesuai. Juga, ganti 'nilai1', 'nilai2', 'nilai3' dengan nilai yang ingin kamu masukkan.
    b. Untuk mengubah data yang baru saja diisi, kamu dapat menggunakan perintah UPDATE. Contoh:
    UPDATE nama_tabel SET kolom1 = 'nilai_baru' WHERE kondisi;
    

    Ganti "nama_tabel" dengan nama tabel yang ingin kamu ubah, "kolom1" dengan nama kolom yang ingin kamu ubah, 'nilai_baru' dengan nilai yang baru, dan "kondisi" dengan kondisi yang sesuai.
    c. Untuk menghapus data, kamu dapat menggunakan perintah DELETE FROM. Contoh:
    DELETE FROM nama_tabel WHERE kondisi;
    Ganti "nama_tabel" dengan nama tabel yang ingin kamu hapus datanya, dan "kondisi" dengan kondisi yang sesuai.
    Pastikan untuk mengganti nama tabel, kolom, nilai, dan kondisi sesuai dengan struktur tabel yang kamu miliki.

  4. Setelah selesai, keluar dari antarmuka CLI MySQL dengan menjalankan perintah:
    exit;
Itulah langkah-langkah untuk mengisi, mengubah, dan menghapus data pada tabel menggunakan antarmuka CLI dengan memasukkan syntax SQL yang sesuai.