Oke, sekarang kita masuk ke pembahasan tentang "view" dalam MySQL. Dalam konteks SQL, "view" adalah objek database yang memberikan tampilan virtual dari satu atau lebih tabel dalam database. Jadi, view ini hasil dari query SQL yang disimpan sebagai objek database dan biasanya digunakan untuk menyederhanakan akses dan manipulasi data dalam database.
Contohnya, jika kamu ingin melihat data order dan melihat jumlah order, kamu bisa menggunakan SQL code seperti ini:
SELECT ordernumber, productname, quantityOrdered, priceEach FROM orderdetails NATURE JOIN products;
CREATE OR REPLACE VIEW vOrderProduct AS SELECT orderNumber, productName, quantityOrdered, priceEach * priceEach AS subtotal FROM orderdetails NATURAL JOIN products;
Dalam contoh ini, kita mengganti nama view menjadi "vOrderProduct" dan mengubah nama kolom "priceEach" menjadi "subtotal". Untuk menghapus view, kamu bisa menggunakan SQL code seperti ini: DROP VIEW vOrderProduct;
Selanjutnya, kita bisa melakukan pembaruan data dalam view. Misalnya, jika kamu ingin mengubah data pada view "v_office1" pada kolom "city", kamu bisa menggunakan SQL code seperti ini:
UPDATE v_office1 SET city='Jakarta' WHERE officeCode ='2';
UPDATE v_office1 SET city='Jakarta' WHERE officeCode ='2';
Dalam contoh ini, kita mengubah data pada view "v_office1" dengan mengganti kota pada baris dengan officeCode 2 menjadi "Jakarta". Selain itu, kamu juga bisa menambahkan data pada view. Misalnya, jika kamu ingin menambahkan data pada view "v_office1" dengan officeCode 8 dan city "Wonogiri", kamu bisa menggunakan SQL code seperti ini: INSERT INTO v_office1 VALUES(8, 'jepang', '+62 838 1698 1234'); Namun, perlu diingat bahwa jika ada kolom dengan tipe data NOT_NULL yang tidak diisi, kamu akan mendapatkan warning.
Selanjutnya, jika kamu ingin melakukan pembaruan pada view yang memiliki klausa WITH CHECK OPTION, ini mengacu pada penggunaan pembatasan tambahan saat melakukan pembaruan pada view tersebut. Dengan menggunakan WITH CHECK OPTION, kamu bisa memastikan bahwa data yang dimasukkan atau diperbarui melalui view memenuhi kondisi yang telah ditentukan dalam view tersebut.
Misalnya, jika kamu membuat view "v_employee1" yang hanya menampilkan data dengan officeCode 1, kamu bisa menggunakan SQL code seperti ini:
CREATE OR REPLACE VIEW v_employee1 AS SELECT * FROM employees WHERE officeCode=1 WITH CHECK OPTION;
Dalam contoh ini, view "v_employee1" hanya menampilkan data karyawan dengan officeCode 1.
Jika kamu mencoba untuk menambahkan data pada view "v_employee1" yang tidak memenuhi kondisi officeCode 1,
misalnya dengan menggunakan SQL code seperti ini:
INSERT INTO v_employee1 VALUES(62015, 'wahid', 'Fatoni', 'x2303', 'Agswf@gmail.com', 2, 1111, 'Kartap');
Akses tersebut akan ditolak karena data yang ingin dimasukkan tidak memenuhi kondisi yang telah ditentukan. Namun, jika kamu mencoba untuk menambahkan data yang memenuhi kondisi,
misalnya dengan menggunakan SQL code seperti ini:
INSERT INTO v_employee1 VALUES(1011, 'Wahid', 'Fatoni', 'x803', 'Agswf@gmail.com', 1, 1002, 'President');
Operasi tersebut akan berhasil karena data yang ingin dimasukkan memenuhi kondisi yang telah ditentukan dalam view.






0 comments:
Post a Comment